Pages

Senin, 30 Mei 2011

Tolak Peluru


1.   Tolak Peluru
a.      Pengertian Tolak Peluru
Merupakan salah satu cabang atletik pada nomor lempar yang bertujuan melakukan tolakan sejauh-jauhnya secara sah dan benar menurut aturan yang ada, dan aygn mempunyai 2 macam gaya, yaitu gaya Ortodox (gaya menyamping), gayaO’Brien (gaya membelakangi)
b.      Teknik Dasar Tolak Peluru Gaya Menyamping
1)      Cara memegang
a)      Peluru diletakkan di telapak tangan bagian atas pada ujung telapak tangan.
b)      Jari-jari tangan diregangkan.
c)      Letakkan pada bahu.
d)      Usahakan agar keadaan seluruh badan dan tangan jangan sampai kaku.
2)      Sikap badan pada waktu akan menolak
a)      Berdiri tegak menyamping kea rah tolakan, kedua kaki dibuka lebar, kaki kiri lurus kedepan, kaki kanan dan lutut dibengkokkan ke depan serong kanan.
b)      Berat badan pada kaki kanan, badan agak condign ke samping kanan.
c)      Tangan kanan memegang peluru pada bahu, tangan kiri dengan siku dibengkokkan ke depan aga serong ke atas.
3)      Cara menolak peluru
a)      Putar kea rah tolakan, siku ditarik serong ke atas ke belakang, pinggul dan pinggang serta perut di dorong ke depan agak ke atas hingga dada.
b)      Pada saat dada menghadap kea rah tolakan bersamaan dengan bantuan menolak kaki kanan dan melonjakan seluruh badan ke atas serong ke depan.
1)      Sikap akhir setelah menolak peluru
a)      Setelah peluru di tolak secepatnya kaki yang digunakan untuk menolak di turunkan dengan lutut dibenggkokkan.
b)      Kaki kiri di anggakt ke belakang lurus.
c)      Badan condong kedepan, dagu diangkat, badan agak miring ke samping kiri, pandangan ke arah jatuhnya peluru.
d)      Tanga kanan dan siku agak dbengkokkan berada di depan sedikit agak ke bawah badan.
c.       Peraturan tolak peluru
1)      Seorang peserta herus memulia tolakannya dari sikap diam di dalam lingkaran lempar.
2)      Peluru harus didorong dari pundak dengan menggunakan satu tangan.
3)      Pelempar dibenarkan menyentuh bagian dalam dari lingkaran besi dan balon penahan.
4)      Suatu lakan yang salah tidak di ukur.
5)      Pengukuran hasil tolakan diukur dari bekas peluru jatuh terdekat ke tengah lingkaran.
d.      Sah dan tidaknya hasil tolakan
1)      Lemparan yang sah
a)      Peluru dipegang dan di tolak kea rah sektor tolakan.
b)      Gaya yang digunakan harus benar
c)      Penolak masuk dan keluar lapangan lempar dari arah belakang lingkaran.
d)      Tidak meninggalkan tempat sebelum peluru jatuh.
2)      Lemparan yang tidak sah
a)      Penolak melewati lapangan tolak pada saat melakukan tolakan.
b)      Setelah melempar keluar dari depan lingkaran lempar.
c)      Peluru jatuh di luar sektor lemparan.
d)      Tidak menggunakan gaya yang benar.

2 komentar:

Anggi Shabrina mengatakan...

mksh ya infonya :)

Lovely Alodia Gunawan mengatakan...

Makasih infonya :) lumayan nih tambah pengetahuan buat UKK Penjas :)

Poskan Komentar